Menutup sambutannya, Bodewin meminta PGRI memperkuat konsolidasi internal dan menggunakan konferensi sebagai momentum menyusun program kerja yang benar-benar menyentuh kebutuhan guru.
Kolaborasi antara PGRI, Dinas Pendidikan, dan pemerintah daerah juga harus terus diperkuat agar setiap kebijakan pendidikan tidak berhenti pada perencanaan, tetapi menghasilkan perubahan nyata di sekolah.
Baca Juga:
KOSM KKMTs se-Kabupaten Sumedang Tahun 2026 Resmi Dibuka
Bodewin menegaskan, keberhasilan setiap orang tidak terlepas dari jasa guru. Karena itu, memperkuat guru berarti memperkuat masa depan generasi Kota Ambon.
Konferensi PGRI diharapkan melahirkan langkah-langkah strategis yang tidak hanya memperkuat organisasi, tetapi juga memberi dampak nyata bagi peningkatan mutu pendidikan di Kota Ambon, Maluku, hingga Indonesia. (YL-W)