WAHANANEWS.CO, Buru - Bupati Buru Ikram Umasugi turun langsung memeriksa kondisi pelayanan publik dan warga yang terdampak bencana dalam kunjungan kerja di Dataran Waeapo. Ia meninjau Puskesmas Waikasar dan mendatangi keluarga korban kebakaran rumah di Desa Wanakarta, Kecamatan Lolongguba.
Di Puskesmas Waikasar, Ikram tidak hanya melihat kondisi fasilitas. Ia meminta jajaran terkait mencatat kebutuhan yang disampaikan tenaga medis, mulai dari sarana dan prasarana hingga ketersediaan obat-obatan serta alat kesehatan.
Baca Juga:
Dampingi Wagub Rano Tinjau Korban Kebakaran Pasar Jiung, Wali Kota Arifin Pastikan Kebutuhan Pengungsi Terpenuhi
Temuan di lapangan itu akan menjadi bahan pemerintah daerah dalam menentukan prioritas anggaran. Ikram menegaskan pemenuhan fasilitas dasar kesehatan harus diarahkan pada kebutuhan yang paling mendesak agar pelayanan masyarakat pedesaan tidak tersendat.
“Kita ingin mengetahui langsung apa yang menjadi kebutuhan di lapangan, sehingga kebijakan dan anggaran yang disiapkan benar-benar tepat sasaran,” ujar Ikram.
Dari fasilitas kesehatan, rombongan kemudian bergerak ke Desa Wanakarta. Di sana, Ikram melihat langsung kondisi satu rumah warga yang hangus terbakar.
Baca Juga:
Pemkab Taput Berikan Penghiburan Kepada Keluarga Korban Kebakaran di Siatas Barita
Pemerintah Kabupaten Buru menyalurkan bantuan darurat untuk meringankan beban keluarga korban. Ikram juga memberikan santunan pribadi berupa uang tunai untuk membantu memenuhi kebutuhan awal setelah kehilangan tempat tinggal.
Di hadapan keluarga korban, Ikram menyampaikan bahwa musibah merupakan ujian yang harus dihadapi dengan ikhtiar dan kesabaran.
“Musibah dan takdir merupakan kehendak Allah SWT. Manusia berkewajiban untuk berikhtiar dan bersabar, namun ketetapan akhir berada di tangan-Nya. Di saat seperti inilah ujian kesolidaran kita sebagai sesama manusia dipertaruhkan,” kata Ikram.