Laboratorium Kampus Dibuka untuk Siswa dan Guru
Di sektor pendidikan, FST Unpatti membuka peluang pemanfaatan fasilitas laboratorium sebagai ruang pembelajaran bagi siswa dan guru.
Baca Juga:
Dukung Nelayan Mandiri, Pemkot Ambon Salurkan Mesin 18 PK dan Perahu
Melalui kerja sama dengan Dinas Pendidikan, para siswa maupun guru dapat diperkenalkan secara langsung pada peralatan, eksperimen, ilmu dasar serta perkembangan teknologi yang tersedia di lingkungan kampus.
“Kami membuka ruang melalui Dinas Pendidikan agar para siswa ataupun guru dapat menggunakan alat-alat tersebut untuk meningkatkan kualitas dan wawasan mereka,” jelas Wattimanela.
Ia menilai pengenalan sains dan teknologi sejak pendidikan dasar hingga menengah sangat penting untuk membangun fondasi ilmu pengetahuan sekaligus menumbuhkan ketertarikan generasi muda terhadap ilmu terapan.
Baca Juga:
Ambon Aktifkan Tim Siber, Targetkan Pemerintahan Bebas Pungutan Liar
Polusi Udara hingga Digitalisasi Jadi Sasaran
Kolaborasi juga diarahkan pada persoalan lingkungan dan transportasi. Salah satu isu yang berpotensi dikaji bersama adalah polusi udara, dengan pendekatan yang mengandalkan data dan kondisi faktual di lapangan.
“Misalnya terkait Dinas Perhubungan dan Dinas Lingkungan Hidup, ada satu irisan terkait polusi udara. Nanti kita diskusikan persoalan apa yang bisa diselesaikan,” ujarnya.