Maluku.WahanaNews.co | Gaji sejumlah Jasa Tenaga Kesehatan (Nakes) di rumah sakit lapangan di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Maluku tak kunjung dibayarkan.
Menanggapai hal itu, Wakil Ketua DPRD Maluku, Melkianus Sairdekut meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) Maluku segera menuntaskan permasalahan tersebut.
Baca Juga:
Polisi Ringkus 12 Terduga Pelaku Penyerangan Nakes di Tambrauw
Pasalnya ia menilai, Dinkes terlalu lambat dan terkesan acuh tak acuh.
“Kami mendorong Pemda khususnya Dinkes segera menyelesaikan kewajiban daerah terhadap hak seluruh nakes, ini soal hak yang belum terselesaikan,” ujar Melkianus Sairdekut, Rabu (18/5/2022).
Menurutnya, anggaran jasa nakes itu sendiri padahal sudah tersedia pada rekening RSUD Izhak Umarella, Tulehu drngan nominal sebesar Rp6 miliar lebih.
Baca Juga:
Belasan Nakes Pilih Tetap Bekerja Meski Tanpa Digaji Usai Dipecat Bupati Taput, Ini Alasannya
“Sudah tersedia, siklus anggaran pun telah memasuki semester pertama realisasi tahun anggaran 2022 maka tidak ada alasan bagi Dinkes untuk menunda-nunda pembayaran hak tenaga kesehatan,“ tegasnya.
Apalagi, lanjutnya, 131 nakes itu telah menjalankan tugas dan tanggungjawab dalam melayani pasien covid-19 dengan mempertaruhkan keselamatan mereka. Sehingga, ini menjadi kewajiban mutlak bagi Dinkes untuk segera membayar.
“Dinas Kesehatan segera untuk melaksanakan pembayaran kewajiban negara kepada tenaga kesehatan karena mereka telah menunaikan tugas dan tanggungjawab dimasing-masing rumah sakit,” pungkas Sairdekut.[mga]