“Beta berterima kasih atas dukungan wartawan selama ini yang telah membantu pemerintah, terutama dalam pemberitaan. Danke banyak teman-teman samua,” katanya.
Memasuki usia 81 tahun, Gubernur berharap masyarakat Maluku tetap bersatu dalam kondisi apa pun, meski memiliki perbedaan suku, agama maupun pilihan politik.
Baca Juga:
Penataan Pasar Mardika Dimulai, Pemprov Maluku Terapkan Semangat “Lawamena”
“Katong boleh berbeda dalam suku, agama bahkan politik. Tetapi katong tidak boleh berbeda dalam ikatan kekeluargaan. Katong harus tetap satu dalam rumah besar Maluku,” ujarnya.
Ia menegaskan, persatuan merupakan syarat utama untuk mendorong kemajuan dan kesejahteraan daerah.
“Kalau katong tidak menyatu, tidak akan ada kemajuan dan kesejahteraan. Mari satu hati dan terus suarakan bahwa katong samua orang basudara,” pungkasnya. (YL-W)