Maluku.WAHANANEWS.CO, Ambon - PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) menggelar Media Gathering bersama insan pers di Maluku.
Kegiatan ini dilakukan untuk memperkuat keterbukaan informasi sekaligus membangun pemahaman bersama mengenai pengelolaan sistem kelistrikan yang menopang aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah.
Baca Juga:
Dunia Krisis Energi, ALPERKLINAS: Transisi PLTD ke PLT Energi Bersih Perkuat Ketahanan Nasional
General Manager PLN UIW Maluku dan Maluku Utara, Noer Soeratmoko, mengatakan media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat.
Menurutnya, komunikasi yang terbuka menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap layanan kelistrikan PLN.
"Kepercayaan publik dibangun melalui keterbukaan informasi dan komunikasi yang baik. Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi pemahaman mengenai bagaimana sistem kelistrikan dikelola serta berbagai upaya yang dilakukan PLN untuk memastikan masyarakat mendapatkan layanan listrik yang andal," ujar Noer, Senin (15/6/2026).
Baca Juga:
Peduli Pendidikan Al-Qur'an, Hasan Widodo Ahwad Salurkan Bantuan Mushaf ke Rumah Tahfidz di Simpang Sungai Duren
Dalam kegiatan tersebut, Manager Unit Pelaksana Penyaluran dan Pengatur Beban Maluku, Yulius Paelongan, memaparkan kondisi sistem kelistrikan Maluku dan Maluku Utara.
Ia juga menjelaskan peran strategis UP3B Maluku serta proses pengendalian operasi sistem yang dilakukan secara terintegrasi.
Yulius menyebut pengelolaan sistem kelistrikan di Maluku dan Maluku Utara memiliki tantangan tersendiri karena wilayahnya berbentuk kepulauan dan terdiri dari banyak sistem kelistrikan yang tersebar.
Kondisi tersebut, kata dia, membutuhkan koordinasi yang kuat, pemantauan berkelanjutan, serta pengambilan keputusan yang cepat untuk menjaga keandalan pasokan listrik di setiap wilayah.
Peserta juga mendapat penjelasan mengenai berbagai fungsi yang terlibat dalam pengoperasian sistem kelistrikan.
Fungsi tersebut meliputi dispatcher, operator sistem, hingga petugas operasi dan pemeliharaan.
Kolaborasi antar fungsi itu menjadi bagian penting agar energi listrik dapat tersalurkan secara aman dan andal kepada pelanggan.
"Di balik layanan listrik yang diterima pelanggan setiap hari, terdapat proses pengawasan dan pengendalian sistem yang dilakukan secara real time. Melalui pusat kendali, kami memantau kondisi pembangkit, jaringan transmisi, gardu induk, serta keseimbangan pasokan dan kebutuhan daya untuk memastikan sistem tetap aman dan andal," jelas Yulius.
Paparan tersebut dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif.
Para jurnalis berkesempatan menggali informasi mengenai pengelolaan sistem kelistrikan di wilayah kepulauan, strategi menjaga keandalan pasokan listrik, hingga kesiapan PLN menghadapi pertumbuhan kebutuhan energi.
Sebagai bagian dari kegiatan, peserta kemudian diajak mengunjungi Maluku Control Center (MCC).
Di lokasi tersebut, para peserta melihat langsung pusat pengendalian sistem kelistrikan yang beroperasi selama 24 jam.
Kunjungan tersebut dipandu oleh jajaran PLN UP3B Maluku dan didampingi Manager Komunikasi dan TJSL beserta Tim Komunikasi PLN UIW Maluku dan Maluku Utara.
Dalam kunjungan itu, media memperoleh penjelasan mengenai proses pemantauan pembangkit, jaringan transmisi, gardu induk, serta kondisi beban sistem secara real time.
PLN menyatakan kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk terus membangun komunikasi yang terbuka dan kolaboratif dengan media.
Melalui kegiatan tersebut, PLN juga ingin meningkatkan pemahaman publik mengenai berbagai upaya menjaga keandalan sistem kelistrikan di Maluku dan Maluku Utara.
[Redaktur: Sandy]