“Semoga ini menjadi Gerakan yang berlaku secara umum di Provinsi Maluku,” tutupnya.
Untuk memperluas dampak gerakan ini, Pemprov Maluku akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota agar sekolah-sekolah dasar dan menengah pertama juga ikut serta.
Baca Juga:
Wali Kota Gunungsitoli Rakor dengan Kemendagri, Bahas Strategi Atasi Inflasi
Pada momen peringatan Hardiknas di Lapangan Merdeka Ambon, dilakukan penyerahan simbolis bibit cabai kepada 10 sekolah dan pembagian 1.000 anakan cabai kepada masyarakat di sejumlah titik di Kota Ambon.
Selain itu, Gubernur Lewerissa secara simbolis menanam cabai di atas lahan seluas 0,5 hektare di SPP Passo sebagai bentuk konkret pencanangan program.
Gerakan ini merupakan kolaborasi antara Dinas Pertanian, Dinas Pendidikan, dan Bank Indonesia. Dinas Pertanian menyediakan bibit serta pelatihan, sementara Dinas Pendidikan menyiapkan peserta, lahan, dan sarana produksi.
Baca Juga:
MARTABAT Prabowo-Gibran: Target Pertumbuhan Ekonomi Jakarta 5,6% Jadi Momentum Penguatan Aglomerasi Jabodetabekjur
Bank Indonesia mendukung melalui penyelenggaraan kompetisi antar sekolah. Sekolah dengan hasil terbaik akan mendapatkan bantuan pendidikan sebagai penghargaan.
Program ini bertujuan untuk:
- Meningkatkan produksi pangan lokal,