Kadisnaker Kota Ambon, Steven Patty mengungkapkan, BP2MI bersama Pemkot Ambon telah menyusun rencana kerja sebagai tindak lanjut penandatanganan nota kesepakatan.
BP2MI katanya, akan menginformasikan kepada Pemkot apabila ada kebutuhan tenaga migran asal Indonesia dari negara luar seperti Jerman, Jepang, Korea, dan Australia.
Baca Juga:
Junta Militer Myanmar Umumkan Gencatan Senjata Sementara Pascagempa Mematikan
"Tidak ada batasan untuk jumlah maupun syarat keahlian tertentu, semua tergantung kebutuhan negara tujuan, ada yang membuka lowongan untuk perkebunan, housekeeping, maupun perawat, " katanya.
Ditambahkannya, dalam waktu dekat kota Ambon akan mengirimkan 15 Pekerja migran ke Australia sebagai perawat lansia.
Selain Pemkot Ambon, penandatanganan Nota Kesepakatan dengan BP2Mi juga dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, Sambas, Dompu, Lombok Timur, dan Blitar.
Baca Juga:
Indonesia Siap Mitigasi Dampak Negatif Tarif Impor AS Terhadap Produk Buatan Indonesia
[kaf]