“Kalau ada alternatif, pasti jauh. Memang rumit di situ dan padat penduduk. Di lokasi itu sudah pernah kami pasang larangan, tapi orang tetap buang sampah,” ujarnya.
Hehamahua menekankan bahwa solusi paling memungkinkan adalah dengan tertib membuang sampah sesuai waktu yang ditetapkan oleh pemerintah kota.
Baca Juga:
Kasus Sampah Longsor di Bantargebang Merenggut Nyawa, Eks Kadis LH DKI Jakarta Jadi Tersangka
“Jadinya itu tempat pembuangan semu, asalkan sesuai jam buang. Jangan mobil sampah sudah pergi, baru masyarakat buang,” tegasnya.
Sebelumnya, seorang warga bernama Wa Ode melakukan aksi buang sampah di jalan pada Senin sore sebagai bentuk protes terhadap tindakan warga yang membuang sampah sembarangan.
“Katong sudah lelah larang warga jangan buang sampah sembarangan. Beta yang menyimpan dorang kira beta tukang bersih jalan,” keluhnya saat menggelar aksi tersebut.
Baca Juga:
Tirta Asasta Depok Angkut 10 Ton Sampah dari Ciliwung, Tegaskan Komitmen Lingkungan
Ia menambahkan bahwa warga sudah sering membuang sampah sembarangan dan sayangnya tidak ada kesadaran dari masyarakat di Kebun Cengkeh untuk membuang sampah pada tempatnya.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]