“Tahun ini dan tahun depan kita lebih banyak ke akselerasi dan percepatan untuk digitalisasi pembangunan daerah,” ujarnya.
Menurut Bodewin, digitalisasi bukan sekadar mengikuti perkembangan teknologi, tetapi menjadi instrumen untuk membuat pelayanan pemerintahan lebih efektif, cepat, transparan, serta semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Baca Juga:
Wali Kota Ambon Usulkan SPBUN, Menteri ESDM: Dua Unit Akan Dibangun
Infrastruktur Tetap Berjalan
Di sektor infrastruktur, Pemkot Ambon memastikan pembangunan tetap dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah.
Perbaikan jalan menjadi salah satu perhatian utama, terutama pada ruas-ruas yang mengalami kerusakan. Salah satunya berada di kawasan Bintas.
Baca Juga:
Wali Kota Ambon: Program Jumat Tanpa Mobil Dinas Dimulai Pekan Depan
Bodewin mengatakan, penanganan dilakukan berdasarkan skala prioritas dengan mendahulukan titik-titik jalan yang kondisinya paling membutuhkan perbaikan.
“Yang kita aspal, yang rusak. Aspal berjalan perlahan dari atas turun,” kata Bodewin.
Pola tersebut diterapkan agar pembangunan infrastruktur tetap berjalan secara berkelanjutan dengan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.