WahanaNews-Maluku | Kamis (24/2/2022), Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil-DjPb), Adnan Wimbyarto, mengatakan tahun ini sejumlah lembaga yang ada di Maluku Utara hanya memperoleh kucuran APBN dari Pemerintah Pusat sebesar Rp 11 Triliun.
Kanwil-DjPb mencatat alokasi APBN tahun 2022 di Maluku Utara, alami penurunan dari Rp 15 Triliun menjadi Rp 11 Triliun.
Baca Juga:
DPR Tegaskan Audit Kerugian Negara oleh BPK Tetap Jadi Kewenangan Konstitusional.
Dari Rp11 Triliun itu menurut Adnan, sudah sekaligus tergabung baik dana transfer daerah maupun Dana Desa.
"Alokasi APBN tahun ini memang turun dibanding tahun lalu yaitu sebesar sebesar Rp.15 Triliun," jelas Adnan, Kamis (24/2/2022).
Tahun lalu lanjut Adnan, kucuran APBN boleh dibilang meningkat karena banyak anggaran di alihkan ke penanganan Covid-19.
Baca Juga:
Lima Pejabat Baru Isi Pos Strategis BGN, Siap Kawal Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis
Sedangkan, tahun ini hanya mendapat jatah Rp 11 Triliun dan itu kemungkinan sudah tidak ada lagi tambahan.
Itu sudah berdasarkan sistem di keuangan dimana setiap saat akan selalu bergerak dan itu akan di-update terus datanya.
"Jadi dengan angka Rp.11 Triliun mungkin tidak ada tambahan-tambahan anggaran lagi yang diberikan oleh pusat," katanya.