"Namun, berapa pun jumlah pasukan yang ditempatkan di sana, tanpa ada kesadaran dari masyarakat maka bisa saja bentrokan akan terulang," tandasnya.
Karena persoalan ini merupakan tanggung jawab semua pihak, baik pemerintah daerah, tokoh agama, dan tokoh masyarakat, mari sama-sama berperan aktif untuk memberikan rasa aman dan damai di wilayah tersebut.
Baca Juga:
Skandal Proyek Jalan Rp7,2 Miliar di Maluku, Empat Orang Jadi Tersangka
Ia mengimbau kepada masyarakat setempat agar tetap menahan diri dan kembali hidup rukun seperti semula, tanpa ada konflik atau bentrok.
“Karena yang dilakukan seperti itu sudah pasti akan merugikan kedua belah pihak dan masyarakat yang ada di sana,” ucapnya.[zbr]